Road to Malaysia

Awal tahun 2013, saya mengawalinya dengan berkunjung dengan negeri tetangga Malaysia. Perjalanan saya di sana 4 hari 3 malam dari tanggal 10 Januari – 13 January 2013. Dengan sebuah maskapai penerbangan yang terkenal di asia saya berangkat dari rumah pukul 06.30 WIB dengan jam keberangkatan pesawat 11.30 WIB.

mtf_jOyMM_113

Perjalanan dari Indonesia (jakarta) – Malaysia membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam, jadi di sana saya tiba pukul 14.30 waktu Malaysia. Perbedaan waktu Indonesia dan Malaysia adalah 1 jam, jika 14.30 waktu Malaysia berarti 13.30 waktu Indonesia.

HARI 1:

Setibanya di sana saya mencari makan terlebih dahulu, jatuh lah pada tempat PUTRA JAYA. Keadaan di sana tidak jauh beda dengan di indonesia, seperti food court yang menghadap ke danau. Namun makanan-makanan yang banyak di jual di sana adalah sejenis kari dan gulai. Karena pedagang di sana banyak orang-orang dari India atau Bangladesh. Makanan di sana terbilang mahal, tapi diimbangi dengan porsi yang besar (ga sempet foto karna udah laper). Didekat situ terdapat mesjid yang besar. Peraturan mesji-mesjid besar di sana mewajibkan wanita yang tidak berjilbab untuk memakai jubah yang menutupi kepala sampai kaki.

Setelah perut kenyang akhirnya menuju ke menara Petronas (Menara Kembar) yang terkenal itu. Sayangnya saya tidak naik ke atas karena biaya untuk naiknya sudah mahal, sekitar 60 ringgit/orang. Jadi hanya menyempatkan foto di situ. Di tengah-tengah menara tersebut ada Mall yang cukup besar juga. Setelah dari situ mampir dulu ke Hard Rock Cafe. Cuma belanja baju kok, bukan untuk minum-minum. Hehehe..

HARI 2:

Perjalanan hari 2 adalah perjalanan untuk belanja. Permulaan saya mampir ke Pasar Seni. Pasar Seni ini mirip dengan Pasar Seni di Ancol yang menjual kerajinan-kerajinan tangan di sana. Tidak hanya itu, di sana pun menjual Baju, Makanan, dll. Abis belanja-belanja mampir sebentar di di KL Tower. KL Tower ini mirip monas.

HARI 3:

Perjalanan hari ke tiga yang saya tunggu-tunggu. Tujuan pertama langsung ke BATU CAVE. Di sana ada patung dewa Hindu yang sangaaaaat tinggi. Dan tempat itu juga dijadikan tempat ibadah bagi para penganut agama Hindu. Di belakang patung tersebut ada Goa yang dijadikan tempat ibadah utamanya. Di tempat itu juga banyak binatang burung merpati dan monyet. Dan dengar kabarnya terdapat ikan berkaki, entahlah benar atau tidak.

Setelah itu perjalanan menuju Genting Highland. Genting Highland ini mirip-mirip ama Transtudio Bandung kali ya, karna banyak wahana permainan indoor di sana. Dan di sana saya merasakan yang namanya sky diving, dan itu ternyata susah. Dan iseng-iseng masuk ke casino di sana yang selama ini saya hanya melihat di tv. Dari cerita pak supir, Genting Highland ini dimiliki oleh orang kaya Cina, dan dengan perjanjian negara Malaysia bahwa Casino di Genting Highland ini tidak boleh di masuki oleh orang melayu. Jadi kalo mau masuk ke casinonya jangan lupa bawa passport biar ga dikira orang melayu.

Setelah itu mampir ke lokasi Chin Swee Caves Temple. Di situ banyak patung-patung Buddha, yang saya inget seperti di film Kera Sakti. Buddha Julai, Dewi Kwan Im, dan ada juga patung Tong Sam Com. (Semoga penulisannya bener). Dan juga ada pagoda yang pernah menahan Sun Go Kong. Dan terdapat sumur Happy Heart Pond, saya liat ada orang yang melempar-lempar koin disana entah apa mitos yang ada.

HARI 4:

Hari ke empat saya langsung menuju bandara jam 03.30 waktu Malaysia karna waktu penerbangan jam 07.00 waktu Malaysia.

Sekian perjalanan saya ke Malaysia.

😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s